Tag Archives: Sungmin

~♪ Symphony of LOVE ♥~ Chapter : 1

Standar

About my ff :

Title       : “SYMPHONY OF LOVE”

Author : YeMima Lorna

Length : Series (chaptered)

Genre  : Romance, School, etc

Casts     :

♪-@YeMima Lorna as Han YeonMi

♪-Cho Kyuhyun

♪-Kim Yesung

♪-Kim Jaejoong

♪-Kim Kibum (Key)

♪-@Yovie Hong-xien as Jin Hye Iseul

♪-Lee Sungmin

♪-@Patricia Magdalena as Han Haenul

♪-Choi Minho

♪-Kang Minhyuk

♪-Lee Gikwang

♪-Lee Shindong

♪-Shim Changmin

♪- IU

♪-@Ghita Shawoldiademboice celallu as Song hae yoo

♪-Kim Ryeowook

♪-Lee Taemin

♪-Lee Hyukjae a.k.a Eunhyuk

♪-Lee Donghae

♪-@Lala Shelomi as Lee Ahra

♪-Sunny

♪-Choi Sulli

♪-Yamamoto Yusuke

♪-@Devina cutez as Jin Hong Hye

Read the rest of this entry

MAGIC in 4 Seasons ~Step 2 and Step 3~

Standar

Annyeong readers  ….~!~!~!~

(*゚ 3゚)/~

Akhirnya ff ini berlanjut setelah sekian lamanya….

Hehe~ Mian Hamnida ^^a *Nunduk bareng Changmin*

Oia, auhor mau mengumumkan bahwa keberadaan SHINee & SuJu pada part ini adalah sebagai bintang tamu…. Jadi mohon maaf kalo gak ada hubungannya sama cerita inti~

About my ff :

Author : YeonMimazu

Length : Series (chaptered)

Main Cast            : -Me as Kwon Minmi

-Shim Changmin

-Kim Jaejoong

Other cast           : -U-know Yunho

-Xiah Junsu

-Micky Yoochun

-Lee Hyeshin

H*A*P*P*Y R*E*A*D*I*N*G >>>>

))>)>)Changmin  POV(<(<((

Anak itu lucu sekali sih, baru aku bilang minyeoga  saja pipinya sudah merah seperti tomat begitu. Dia beda sekali ya dengan yeoja-yeoja yang lain, entah apa yang membuatku tertarik padanya hingga memberanikan diriku untuk melakukan hal itu. Tapi dari melihat kelakuannya aku tau, dia itu memiliki kepribadian yang menarik. Hah? Ada apa denganku? aku meyukainya?

“Heh, kau itu kenapa sih? Kok senyum-senyum tidak jelas begitu. Tidak seperti biasanya deh kau begini….” Tanya Yunho hyung.

Read the rest of this entry

Lebaran Khas Super Junior

Standar

Cast: Leeteuk, Heechul, Hangeng, Yesung, Kangin, Shindong, Sungmin, Eunhyuk, Siwon, Donghae, Ryeowook, Kibum, Kyuhyun, Henry, Zhoumi

Genre: Comedy, Friendship

PG: 13/15

Suatu hari di suatu tempat entah dimana, tinggalah 10 orang manusia. Mereka tinggal di suatu rumah yang di disain seperti kos-kosan. Orang tertua bernama Park Jungsu dan kerap dipanggi Leeteuk. Leteuklah yang bertanggung jawab menangani masalah di rumah itu. Ia seperti appa di rumah itu.

Leeteuk membuka pintu kamar yang tidak dikunci.

“Heechul bangun!!!” triak Leeteuk.

Tapi Heechul tidak berkutik. Dia tetap diam di atas tempat tidurnya.

Leeteuk mendekati Heechul.

“Heechul ayo bangun!!!”

Leeteuk mencoba membangunkan Heechul tapi tidak berhasil.

“HEECHUL JIKA KAU TIDAK BANGUN. AKU AKAN MENJUAL KUCING-KUCINGMU KE TOKO HEWAN!!!!” triak Leeteuk kesal.

“Leeteuk hari ini kan tidak puasa. Kenapa kau membangunkanku? Aku masih mengantuk.” Ujar Heechul yang belum membuka ke dua matanya.

“Hari ini kita ada sholat Idul Fitri, bagaimana sich kau ini.” Sahut Leeteuk.

“OK aku akan bangun. Beri aku waktu 5 menit lagi untuk pemanasan mata.” Ucap Heechul.

Leeteuk mendesah.

“Terserah kaulah. Aku akan datang lagi dan kau harus sudah siap.” Ucap Leeteuk lalu meninggalkan Heechul.

Ia berjalan lagi kemudian membuka sebuah pintu yang terdapat ibnisial nama pemilik kamar.

“Yesung~ Ryeowook~ Kyuhyun~ ayo bangun!!!” ucap Leeteuk lembut.

Tak beberapa lama kemudian Ryeowook bangun. Ia megucuk-ngucek matanya.

“Hari ini sholat Idul Fitri ya hyung?” tanya Ryeowook kepada Leeteuk yang berdiri di pintu.

“Ye~ berbenahlah. Dan bangunkan mereka berdua.” Ucap Leeteuk.

“Ye hyung.” Sahut Ryeowook.

Leeteuk berjalan lagi ke kamar lain. Ia membuka kamar itu dan ia sangat terkejut.

“Siwon~ apa yang sedang kau lakukan?” tanya Leeteuk terkejut.

“Aku sedang Sholawatan, apakah kau tidak mendengar hyung?” sahut Siwon.

“Ya tapi tidak sebegitunya kali. Kenapa berdandan ala Ustadz? Pake’ Sorban?” tanya Leeteuk.

“Ada yang bilang aku cocok berdandan seperti ini. Aku lebih terlihat tampan.” Jawab Siwon.

Leeteuk tertawa.

“Ya kau cocok menjadi Ustadz.” Ucap Leeteuk lalu tersenyum.

“Mana Shindong?” tanya Leeteuk kemudian.

“Tadi dia bilang ke dapur.” Jawab Siwon.

“Dia sudah berbenah?”

“Ehm… belum hyung.”

“Aish~ kau gimana sich. Suruh dia mandi dulu baru ke dapur melahap makanan.” Omel Leeteuk.

“Mianhae hyung~”

“Ya sudah, kau check Heechul dia sudah bangun apa belum. Lalu kau urusi Shindong.” Perintah Leeteuk.

“OK hyung.” Sahut Siwon.

Leeteuk kembali lagi meneruskan perjalanannya. Ia membuka pintu kamar di sebelah pintu kamar Siwon dan Shindong, tapi tidak bisa. Pintu itu di kunci. Untung Leeteuk punya kunci serepnya.

Leeteuk membuka pintu dan

“Apa-apaan ini???!!!!” seru Leeteuk.

“Ada apa hyung?” tanya Kyuhyun mendekati Leeteuk.

“Lihatlah!!! Eunhyuk dan Sungmin memeluk Donghae layaknya guling.” Sahut Leeteuk menunjuk ke dalam kamar.

Kyuhyun tertawa.

“Kasian Donghae hyung~” ucap Kyuhyun lalu tertawa.

“Ckckck mereka seperti pasangan suami istri.” Ucap Leeteuk lalu tertawa.

“Oh ya Kyu kau sudah mandi?” tanya Leeteuk.

“Belum hyung. Kamar mandinya penuh. Di kamarku Ryeowook mandi, di kamarmu ada Yesung mandi.” Jawab Kyuhyun.

“Di kamar mandi Heechul? Siwon?”

“Di kamar mandi Siwon hyung ada Shindong hyung lagi boker. Baru masuk setelah aku lewat. Di kamar mandi Heechul hyung… ah pemiliknya saja belum mandi.”

“Shindong boker? Heechul belum mandi?” sahut Leeteuk.

“Ia, sepertinya ia salah makan. Heechul hyung masih tidur. Sepertinya Siwon hyung mencoba membangunkannya.” Sahut Kyuhyun.

“Ya sudah pergilah ke kamarmu.” Ucap Leeteuk.

Kyuhyun pergi ke kamarnya.

Leeteuk masuk ke dalam kamar. Ia memisahkan Eunhyuk, Sungmin & Donghae yang nempel kayak perangko. Pertama-tama ia mengakat Sungmin.

“Aegyo Sungmin sadarlah!!!”

Lalu Leeteuk meletakkannya di tumpukkan boneka berwarna pink.

BRUK!!!

“Ehm… aduh…” keluh Sungmin.

“Bangun dan mandi!!!” sentak Leeteuk.

Sungmin bangkitdengan mata yang masih 5 watt. Ia meraih handuknya dan berjalan ke pintu kamar mandi.

DUK!!!

“Aduh…” keluh Sungmin lagi.

“SUNGMIN!!! SADAR!!! BUKA PINTUNYA DULU BARU MASUK!!!” triak Leeteuk kesal.

‘Ya Allah beri aku kesabaran.’ Batin Leeteuk

Kini ia menatap dua sejoli yang tidur nyenyak di kasur.

“Hyuk!!! Hae!!! Bangun!!!” triak Leeteuk.

Donghae sudah membuka ke dua matanya.

“Sudah pagi ya hyung?” tanyanya.

“Ye~ cepat bangun. Cari kamar mandi yang kosong!” seru Leeteuk.

Donghae mencoba bangkit tapi tidak bisa. Eunhyuk memeluk erat Donghae layaknya guling.

“Hyung bantu aku~ aku tidak bisa~ Eunhyuk…”

Leeteuk langsung menarik Donghae tapi tidak bisa. Lalu ia mengelitiki Eunhyuk. Tapi tidak berhasil yang ada Eunhyuk menendangnya.

“Bagaimana ini hyung?” tanya Donghae.

“Serakan padaku saja.” Sahut Leeteuk.

Ia menarik kolor Eunhyuk. Dan memukul-mukul pantat Eunhyuk.

“EUNHYUK BANGUN!!!!! LEE HYUKJAE BANGUN!!!!!” Triak Leeteuk masih memukul-mukul pantat Eunhyuk.

“Ampun eomma~ aku tidak akan nakal lagi~ tolong jangan pukul pantatku lagi.” Gerutu Eunhyuk.

Donghae tertawa, Leeteuk hanya bisa geleng-geleng kepalah.

Eunhyuk melepaskan pelukannya tapi ia tetap menggerutu dalam tidurnya.

“Kau mandi sana. Ku urus anak monyet yang satu ini.” Ujar Leeteuk.

Donghae trun dari tempat tidur. Ia beranjak mengambil peralatan mandinya dan keluar kamar. Ia ke kamar Siwon dan Shindong.

“Siapa yang ada di kamar mandi?” tanya Donghae.

“Aku~ Shindong.” Sahut Shindong.

“Masih lama?”

“Ye~ ini saja masih boker.”

Donghae berjalan lagi. Kali ini ia ke kamar KRY.

“Siapa di kamar mandi?” tanya Donghae kepada Ryeowook yang sedang bercermin.

“Kyuhyun. Ia baru saja masuk.” Jawab Ryeowook.

“Oh~ baiklah aku cari kamar mandi yang lain.” Ucap Donghae.

Ia berjalan ke kamar Heechul. Ia melihat Siwon berdiri di samping tempat tidur Heechul.

“Aish~ iya iya aku bangun!!! Aku akan mandi!!! Kau puas?” sentak Heechul bangun dari tempat tidurnya.

Siwon hendak membuka mulut dan berkata.

“STOP!!! Aku tidak mau mendengar ceramahmu lagi. Aku bosan mendengarmu berceramah USTADZ SIWON~” sentak Heechul.

Ia berdiri berjalan meraih handuknya dan masuk ke kamar mandi.

“Hya~ kamar mandinya di pakai~” ucap Donghae.

Siwon menoleh.

“Kau gunakan saja kamar mandi Leeteuk.” Ucap Siwon.

Donghae mengangguk. Ia berjalan ke kamar Leeteuk. Ia mendengar seorang bernyanyi.

“Yesung hyung~ kau belum selesai?” tanya Donghae.

“Oh~ Donghae~ iya maaf setelah ini aku selesai. Setelah aku selesai bernyanyi yach.” Sahut Yesung di dalam kamar mandi Leeteuk.

“Cepat hyung!!!” seru Donghae.

“Ini tinggal reff terakhir!!!” seru Yesung.

Donghae mendesah ia menunggu Yesung di depan pintu sembari mendengarkan Yesung selesai bernyanyi lagu It Has To Be You.

 

 

“Semua sudah mandi?” tanya Leeteuk kepada 9 orang yang ada di hadapannya.

9 orang itu mengangguk.

“Baiklah ayo berangkat!!!” seru Leeteuk.

“Kita tidak sarapan?” tanya Eunhyuk.

“Sepulang dari sholat Idul Fitri kita sarapan.” Sahut Siwon.

“Tapi aku lapar~” ujar Eunhyuk.

“Ini makan saja kue buatanku.” Ucap Ryeowook menyodorkan sekantong kue nanas.

 

 

Mereka bersepuluh berjalan menujuh masjid di daerah tempat tinggal mereka. Di sepanjang jalan para wanita memandang kagum kepada mereka. Ada yang jatuh pingsan, ada yang berhenti bernafas, ada yang menggil bahkan ada pula berteriak kencang hingga burung-burung yang terbang berjatuhan.

Leeteuk hanya tersenyum bagaikan malaikat.

Heechul tebar pesona memperlihatkan rupa yang begitu tampan hingga para perempuanpun kalah cantik dengannya.

Yesung bersenandung menyanyikan lagu It Has To Be You.

Ryeowook memikirkan apa yang akan ia masak nanti.

Kyuhyun asik bermain PSP.

Siwon berzikir dan tersenyum kepada orang-orang yang ia temui di jalan.

Shindong memegang perutnya dan menggerutu.

Sungmin bernyanyi riah lagu anak-anak sambil memperlihatkan kelucuannya.

Donghae mendengarkan musik dari Ipodnya dan bergaya layaknya DJ.

Eunhyuk melakukan gerkan dance dan mengerap.

Setelah sampai di masjid mereka serempak memperhentikan aktivitas mereka. Dan melaksanakan kewajiban.

 

 

Sepulangnya dari masjid.

“Kenapa kalian mentertawakanku?” sentak Heechul.

“Kau kira sholat Idul Fitri itu seperti sholat Shubuh eh?” sahut Leeteuk.

“Hyung kau tidak tahu bagaimana cara sholat Idul Fitri?” tanya Siwon.

“Ani~ ini pertama kalinya aku sholat Idul Fitri.” Sahut Heechul.

“MWORAGO???” sahut semua orang.

“Waeyo? Kenapa tidak pernah sholat Idul Fitri?” tanya Yesung.

“Aku dapet.” Sahut Heechul.

“Dapet apa?” tanya Ryeowook.

“Dapet M.” sahut Heechul lagi.

“MWORAGO???” sahut semua orang sekali lagi.

Heechul mendesah.

“Dapet M.A.L.A.S.!!!” cletuknya.

Leeteuk langsung memukul punggungnya.

“Jangan membuat kami mengira kau benar-benar seorang perempuan!!!” sentaknya.

“Kenapa kau marah?” cletuk Heechul.

“Oh Mianhe~” sahut Leeteuk.

“Hyung~ ayo kita melaksanakan sesi maaf memaafkan.” Cletuk Siwon.

“Boleh juga. Yang muda yang minta maaf dulu kepada yang tua. Urut ya~” sahut Leeteuk.

“OK semuanya berbaris~!” seru Heechul.

Mereka semua berbaris kecuali Leeteuk. Leeteuk beridiri menghadap Heechul. Heechul menjabat tangan Leeteuk dan berkata,

“Leeteuk~ maafkan aku selama ini. Aku sering kali tidak mendengarkanmu, aku sering kali Online dan tidak mengerjakan tugasku. Aku juga sering menggunakan akunmu untuk Online. Dan akulah yang selama ini mengirimu SMS dengan nama Heesica.” Ucap Heechul menyalimi tangan Leeteuk.

“Mwo? Aku tidak menyangka kau melakukan itu semua. Yasudahlah yang penting akhirnya kau mengakui dan aku mengetahui. Aku memaafkanmu. Dan maafkan aku juga Heechul aku sering kali mendandani kucingmu.” Ucap Leeteuk.

Semua orang tersenyum.

Heechul bergeser ia berdiri di samping Leeteuk.

“ Jeongmal mianhae atas kesalahanku selama ini, hyung.” ucap Yesung sembari menjabat tangan Leeteuk.

Leeteuk mengangguk.

”Aku pernah tidak menghiraukan perkataanmu tentang berkelahi. Ya beberapa kali aku berkelahi tanpa sepengetahuanmu. Aku sudah berjanji padamu tapi aku mengikarinya. Maafkan aku hyung.” Lanjut Yesung.

”Tidak apa-apa. Itu juga salahku. Kau berkelahi karena aku merenggut orang yang kau cintai dan aku mencampakkannya.” sahut Leeteuk.

”Hyung mencampakkannya?” cletuk Yesung memandang Leeteuk.

”Ne. Karena dia mencampakkanmu.” ucap Leeteuk lalu tersenyum.

Semua tersenyum. Kemudian Yesung bergeser ke Heechul dan menjabat tangan hyungnya itu.

”Maafkan aku atas kesalahanku selama ini hyung.” ucap Yesung.

”Sama-sama.” ucap Heechul.

”Maafkan aku karena sudah menyuruhmu melakukan suatu hal yang membuat kau dikejar-kejar orang yang tidak jelas.” ucap Yesung.

”Tidak apa-apa itu biasa. Maafkan aku juga ya karena sudah mengaku-ngaku menjadi pacarmu sebagai Heesica kepada orang yang kau cintai itu.” ucap Heechul lalu tertawa.

Yesung hanya nyengir lalu ia berdiri di samping Heechul.

”Hyung maafkan aku yang sering tidak menurut perkataanmu.” ucap Shindong sembari menjabat tangan Leeteuk.

”Maafkan aku juga.” Ucap Leeteuk.

Shindong bergeser ke Heechul. Ia menjabat tangan Heechul.

”Hyung maafkan aku. Aku sering menggunakan barang-barangmu tanpa sepengetahuanmu.” ucap Shindong.

”Tidak apa-apa. Maafkan aku juga yang suka menjailimu.” sahut Heechul.

Shindong bergeser ke Yesung. Ia menjabat tangan Yesung.

”Hyung maafkan aku. Karena aku sering membuatmu kesal.” ucap Shindong.

”Tidak apa-apa. Maafkan aku juga karena sering mencampuri makananmu dengan sambal yang banyak.” cletuk Yesung.

Semua tertawa.

Shindong berdiri di sebelah Yesung. Sekarang giliran Sungmin. Ia menjabat tangan Leeteuk dengan kedua tangannya.

”Hyung maafkan aku selama ini ya.” ucap Sungmin kepada Leeteuk.

”Ya sama-sama. Maafkan aku juga atas peristiwa tadi pagi.” ucap Leeteuk.

Sungmin tersenyum lalu memeluk Leeteuk dan berkata,

”Aku sangat senang memiliki hyung sepertimu.”

Lalu Sungmin bergeser ke Heechul. Ia menjabat tangan Heechul dengan kedua tangannya.

”Hyung, maafkan aku.”

Heechul mengangguk.

”Maafkan aku karena aku jauh lebih imut darimu.” ucap Sungmin.

Heechul mendesah.

”Ya ya ya aku maafkan segala kesalahanmu itu dan maafkan segala kesalahanku. Dan tidak apa-apa jika kau lebih imut dariku. Yang penting aku jauh lebih tampan darimu dan bahkan aku lebih cantik.” ucap Heechul.

Semua orang tertawa.

Sungmin bergeser ke Yesung. Ia menjabat tangan Yesung dengan kedua tangannya. Yesungpun ikutan menjabat tangan dengan dua tangan.

”Hyung maafkan aku selama ini ya.” ucap Sungmin.

”Sama-sama.” ucap Yesung tersenyum.

Lagi-lagi Sungmin memeluk. Ia memeluk Yesung.

”Hyung jujur aku terharu jika kau menyanyikan lagu It Has To Be You.” ucap Sungmin lalu melepaskan pelukannya.

”Aku juga terharu ketika kau di bodohi dan kau tidak sadar. Aegyo Sungmin.” sahut Yesung.

Semua tertawa.

”Shindong, maafkan aku selama ini ya.” ucap Sungmin sambil menjabat tangan Shindong.

”Maafkan aku juga yang sering mengambil makananmu dan membodohimu beberapa kali.” ucap Shindong menggenggam erat tangan Sungmin lalu ia melepaskannya.

Sungmin mengangguk. Ia berdiri di samping Shindong.

”Aku tidak mendapatkan pelukan?” Cletuk Shindong.

Semua tertawa.

Eunhyuk maju. Ia berlutut di depan Leeteuk dan menggenggam ke dua tangan Leeteuk.

”Hyung, maafkan aku ya karena sering meremehkanmu.” Ucap Eunhyuk.

”Maafkan aku juga karena sering memperlakukanmu sebagai anak monyet.” ucap Leeteuk menepuk-nepung punggung Eunhyuk lalu tersenyum.

”Hehehe, hyung menjadi eomma monyet.” cletuk Eunhyuk mendongak ke atas.

Semua tertawa.

Eunhyuk bergeser ke Heechul. Ia menggenggam tangan Heechul.

”Hyung maafkan aku ya.”Ucap Eunhyuk.

”Ya sama-sama.” ucap Heechul.

”Hyung~”’ Ujar Eunhyuk menatap lurus ke depan.

”Ne waeyo?” sahut Heechul.

”Tanganmu lembut seperti tangan para gadis.” cletuk Eunhyuk.

Semua orang tertawa.

Eunhyuk bergeser ke Yesung. Ia menggenggam tangan Yesung.

”Mianhae hyung. Gara-gara kau meminta bantuanku kau malah mendapatkan masalah.” ucap Eunhyuk.

”Maafkan aku juga. Tidak masalah jangan di bahas lagi.” ucap Yesung.

Lalu Eunhyuk bergeser ke Shindong. Ia bangkit dan menjabat tangan Shindong.

”Mianhae.” ucap Eunhyuk.

”Ne, mianhae. Jangan lupa rencana kita sore nanti.” ucap Shindong.

Eunhyuk mengangguk lalu bergeser ke Sungmin. Dan menjabat tangan Sungmin.

”Mianhae Sungmin.” ucap Eunhyuk.

”Ne. Maafkan aku juga karena sering merebut gulingmu dan menendang-nendangmu saat tidur.” ucap Sungmin.

”Jadi selama ini yang menendangku kamu?” sahut Eunhyuk.

Sungmin mengangguk.

”Ku kira gulingku.” cletuk Eunhyuk.

Semua orang tertawa.

”Ya Sungmin aku juga minta maaf karena membuang hadiah pemberian fans untukmu. Maafkan aku ya.” ucap Eunhyuk.

”Selama benda itu tidak berwarnah pink tidak masalah.” sahut Sungmin.

”Ehm semuanya berwarna pink.” sahut Eunhyuk.

Sungmin tertunduk lalu mewek. Eunhyuk memeluknya.

”Sudahlah nanti aku belikan benda berwarna pink yang lebih bagus dari itu.” hibur Eunhyuk.

Semua orang tersenyum.

Siwon maju. Ia memandang Leeteuk.

”Seperti yang di perintahkan Allah SWT kita…”

”Stop Siwon aku tidak mau mendengarkanmu berceramah lagi.” potong Heechul.

Siwon berdeham.

”Baiklah.” cletuknya.

”Maafkan atas kesalahanku serta dosaku yang disengaja atupun tidak sengaja hyung.” ucap Siwon sembari menjabat tangan Leeteuk dan membungkuk.

”Sama-sama.” sahut Leeteuk.

Siwon bergeser ke Heechul. Ia berdeham lagi.

”Aku memaafkan segala kesalahanmu. Maafkan aku juga. Sudah cepat menyingkir.” cletuk Heechul menjabat tangan Siwon.

Siwon tersenyum.

”Baiklah hyung. Nanti aku teruskan berceremah kepadamu.” ucap Siwon.

Heechul nyengir.

Siwon bergeser ke Yesung.

”Minal Aidin Wal Faidzin hyung.” ucap Siwon menjabat tangan Yesung dan membunkuk.

”Maafkan aku juga yang selalu menjailimu dan mencari-cari segala kekuranganmu hingga kau frustasi tinggal di sini.” ucap Yesung.

Siwon tersenyum. Ia bergeser ke Shindong dan menjabat tangan Shindong.

”Minal Aidin Wal Faidzin” ucap Siwon.

Shindong mengangguk.

”Sama-sama. Maafkan aku yang selalu menimbulkan masalah dan merugikanmu.” ucap Shindong.

Siwon bergeser ke Sungmin dan menjabat tangan Sungmin.

”Minal Aidin Wal Faidzin” ucap Siwon.

Sungmin memeluk Siwon.

”Sama-sama. Aku bangga denganmu.” ucap Sungmin melepaskan pelukannya.

Siwon bergeser ke Eunhyuk. Dan menjabat tangan Eunhyuk.

”Minal Aidin Wal Faidzin.” ucap Siwon.

”Mohon maaf lahir dan batin.” sambung Eunhyuk.

Lalu Siwon berdiri di samping Eunhyuk.

Giliran Donghae melangkah ke hadapan Leeteuk.

Ia memeluk Leeteuk.

”Maafkan aku hyung.” ucap Donghae terisak.

Leeteuk menepuk-nepuk punggung Donghae.

”Ya, maafkan aku juga.” ucap Leeteuk.

Donghae beralih ke Heechul. Ia memeluknya.

”Maafkan aku ya hyung.” ucap Donghae.

”Ya sama-sama. Jangan menangis lagi eomma tidak bisa melihatmu menangis.” ucap Heechul dengan suara perempuannya.

Donghae melepaskan pelukannya ia tersenyum. Kemudian beralih ke Yesung. Ia memeluknya juga.

”Maafkan aku ya hyung.” ucap Donghae.

”Sama-sama. Jika ada apa-apa bicaralah denganku jangan menangis.” ucap Yesung.

Donghae tersenyum lagi lalu ia memeluk Shindong.

”Maafkan aku hyung.” ucap Donghae.

”Jangan panggil aku hyung, aku tidak setua itu.” cletuk Shindong.

”Ya, maafkan aku ya Shindong.” ucap Donghae.

”Seharusnya yang minta maaf adalah aku karena aku sering menyuruhmu untuk mentraktirku.” ucap Shindong.

Donghae melepaskan pelukannya dan tersenyum.

Sungmin memeluk Donghae.

”Aku memafkanmu Hae. Kenapa kau begitu sabar. Jika kau tidak suka pemberianku yang berwarna pink kau katakan saja ya.” sahut Sungmin.

”Ya. Aku akan berkata jujur soal itu. Lebih baik kau pindah kamar. Aku tidak suka suasana kamar penuh dengan warna pink.” ucap Donghae melepaskan pelukannya.

”Ehm… Baiklah terserah kau saja. Yang penting kau senang.” ucap Sungmin.

”Terima kasih.” ucap Donghae.

Ia beralih ke Eunhyuk. Eunyuk memeluk Donghae terlebih dahulu.

”Maafkan aku ya Hyuk.” ucap Donghae.

”Ya, maafkan aku juga Hae karena memperlakukanmu seperti milikku sendiri.” ucap Eunhyuk.

”Tidak apa-apa Hyuk. Aku senang kau memperlakukanku seperti itu.” ucap Donghae.

”Ah Donghae, kaulah satu-satunya di hatiku.”Ucap Eunhyuk.

”Hei stop!!! Kalian seperti orang yang tidak normal. Kau tahu agama mengatakan….”

”Stop!!! Hentikan perkataanmu Siwon. Aku sudah muak kau berceramah. Hyuk Hae, lepaskan pelukan kalian dan berhentilah bersikap seperti pasangan ke kasih.” cletuk Heechul memotong ucapan Siwon lagi.

Hyuk dan Hae melepaskan pelukan mereka.

Donghae beralih ke Siwon. Ia memeluknya.

”Maafkan aku ya.” ucap Donghae.

”Sama-sama saudaraku.” ucap Siwon.

Donghaepun berdiri di samping Siwon.

Saatnya untuk Ryeowook.

”Maafkan aku ya hyung.” ucap Ryeowook menjabat tangan Leeteuk.

”Maafkan aku juga sering merepotkanmu.”

Ryeowook beralih ke Heechul. Dan menjabat tangan Heechul.

”Maafkan aku ya hyung.”

”Maafkan aku juga yang sering menyuruhmu membuatkan makanan untuk kucingku.” ucap Heechul.

Beralih ke Yesung.

”Maafkan aku ya hyung.” ucap Ryeowook menjabat tangan Yesung.

”Sama-sama.” ucap Yesung tersenyum.

Beralih ke Shindong.

”Maafkan aku ya hyung.” ucap Ryeowook menjabat tangan Shindong.

”Seharusnya aku yang meminta maaf kepadamu karena sering menghabiskan masakanmu hingga kau memasak lagi. Maafkan aku karena terlalu sering merepotkanmu.” ucap Shindong.

Beralih ke Sungmin.

”Maafkan aku ya hyung.” ucap Ryeowook menjabat tangan Sungmin.

”Sama-sama.” ucap Sungmin.

Beralih ke Eunhyuk.

”Maafkan aku ya hyung.” ucap Ryeowook menjabat tangan Eunhyuk.

”Sama-sama. Jika ada apa-apa laporlah kepadaku aku siap membantu. Tak perlu sungkan-sungkan.” ucap Eunhyuk.

Ryeowook tersenyum. Ia beralih ke Siwon.

”Maafkan aku ya hyung.” ucap Ryeowook menjabat tangan Siwon.

”Sama-sama. Jika ada masalah kau katakan saja padaku jangan ke Hyuk. Dia tidak dapat dipercaya. Aku lebih siap membantu.” ucap Siwon lalu tertawa.

Semua orang tertawa kecuali Eunhyuk.

Ryeowook beralih ke Donghae.

”Maafkan aku ya hyung.” ucap Ryeowook menjabat tangan Donghae.

”Sama-sama Wookie.” ucap Donghae.

Ryeowook berdiri di samping Donghae.

Semua orang menatap ke Kyuhyun yang masih berdiri di tempat tak berkutik. Oh rupanya dia sibuk bermain PSP.

”Kyu~ giliranmu.” ucap Leeteuk.

”Mwo? Oh~ giliranku ya? OK.” sahut Kyuhyun lalu menyimpan PSPnya.

”Hyungku tersayang maafkan aku ya.” ucap Kyuhyun menjabat tangan Leeteuk.

”Ya sama-sama.” Ucap Leeteuk.

Kyuhyun bergeser ke Heechul.

”Hyungku tersayang maafkan aku ya.” ucap Kyuhyun menjabat tangan Heechul.

”Ya anak nakal. Maafkan aku juga ya.” ucap Heechul dengan nada perempuan.

”Ralat noonaku tersayang maafkan aku ya.” ucap Kyuhyun.

”Kau ini.” sahut Heechul.

Semua orang tertawa.

Kyuhyun bergeser ke Yesung.

”Hyungku tersayang maafkan aku ya.” ucap Kyuhyun menjabat tangan Yesung.

”Sama-sama adikku tersayang.” ucap Yesung tersenyum.

Kyuhyun bergeser ke Shindong.

”Hyungku tersayang maafkan aku ya.” ucap Kyuhyun menjabat tangan Shindong.

”Devilkyu, terlalu banyak dosamu padaku. Dan aku akan memaafkanmu asalkan kau memaafkanku.” ucap Shindong.

Semua orang tertawa.

Kyuhyun bergeser ke Sungmin.

”Hyungku tersayang maafkan aku ya.” ucap Kyuhyun menjabat tangan Sungmin.

Sungmin tersenyum.

”Sama-sama.” ucap Sungmin.

Kyuhyun bergeser ke Eunhyuk.

”Hyungku tersayang maafkan aku ya.” ucap Kyuhyun menjabat tangan Eunhyuk.

”Maafkan aku juga yang sering menghancurkan mainanmu. Aku tidak sengaja melakukannya.” ucap Eunhyuk.

”Oh… Tidak apa-apa. Aku juga sering memotretmu saat kau tidur dan menjualnya untuk membeli mainan baru.” Cletuk Kyuhyun.

Semua orang tertawa.

Kyuhyun bergeser ke Siwon.

”Hyungku tersayang maafkan aku ya.” ucap Kyuhyun menjabat tangan Siwon.

”Sama-sama saudaraku. Semoga Allah SWT memaafkan segala kesalahanmu dan mengampuni dosa-dosamu serta mengizinkanmu masuk ke dalam surganya.” ucap Siwon.

Kyuhyun tersenyum. Yang lain pada nyengir.

Kemudian Kyuhyun bergeser ke Donghae.

”Hyungku tersayang maafkan aku ya.” ucap Kyuhyun menjabat tangan Donghae.

”Sama-sama Kyu.” ucap Donghae Tersenyum.

Kyuhyun bergeser ke Ryeowook.

”Hyungku tersayang maafkan aku ya.” ucap Kyuhyun menjabat tangan Ryeowook.

”Sama-sama Kyu.” ucap Ryeowook tersenyum.

”Sudah semuakan?” tanya Leeteuk.

”Ne.” ucap semua orang.

”Nah Wookie kau masak apa?” tanya Leeteuk lagi.

”Aku bingung nyung, mau masak opor atau soto.” ujar Ryeowook.

”Opor saja. Lebaran identik dengan opor ayam. Pake’ lontong otau ketupat.” sahut Shindong.

”Kemarin bikin ketupatkan? Masih ada kan ketupatnya?” tanya Donghae.

”Ya aku akan masak opor. Ehm… Iya ketupatnya masih ada. Belum di makan sama sekali.” ujar Ryeowook.

”Baiklah kau masak dulu.” ucap Leeteuk.

”Ne hyung.” ucap Ryeowook.

”Hyung kita tidak mengirimkan sms ucapan?” cletuk Kyuhyun.

”Oh iya, biar aku saja yang mengirimkan atas nama kita semua.” ucap Leeteuk.

”Tidak usah hyung, biar aku saja.” sahut Kyuhyun.

Beberapa menit kemudian.

 

”Loh Kyu, kenapa kau bermain game? Kau sudah menyelesaikan tugasmu?” tanya Heechul yang memergoki Kyu bermain game di sudut ruangan.

”Sudah kok hyung. Cek saja HPku.” cletuk Kyu yang tidak berkutik dari layar game yang dimainkannya.

Heechul tidak percaya lalu melihat HP Kyu.

Banyak inbox masuk. Kira-kira hampir ratusan pesan. Ia melihat outbox dan ia percaya Kyu sudah melakukan pekerjaannya.

”Ya sudah kau bantu hyungmu yang ada di dapur atau di ruang tamu.” ucap Heechul.

Beberapa menit kemudian.

 

”Makanannya sudah siap. Ayo kita makan.” ucap Donghae di ruang tamu di mana bebrapa orang berkumpul di situ.

”Benar sudah siap?” tanya Shindong.

Donghae mengangguk.

Shindong lalu beranjak dan berlari menujuh dapur.

”Dasar Shindong.” cletuk Heechul.

Setelah makan.

 

”Ah kenyangnya~” cletuk Shindong.

”Ku harap kau tidak baung angin lagi.” ucap Heehcul.

Semua orang tertawa.

”Ayo kita berangkat.” ucap Leeteuk.

”Kemana?” tanya Sungmin.

”Berkunjung.” cleteuk Siwon.

”Berkunjung kemana?” tanya Sungmin lagi.

”Ke saudara kita.” Jawab Yesung.

”Saudara kita? Siapa?” tanya Sungmin lagi.

”Lihat saja nanti.” Cleteuk Eunhyuk.

Sungmin tetap saja bingung. Donghae menahan tawa. Sungmin seringkali bertanya kepadanya tapi Donghae hanya tersenyum.

 

 

Mereka tiba di tempat pertama.

”Wah tempat ini tidak seperti rumah tapi sepertinya aku pernah kemari.” Cletuk Sungmin.

”Ah terima kasih kalian sudah datang.” sahut seseorang.

”Kangin~” seru Heechul.

Kangin tersenyum. Ia menjabat tangan satu demi satu teman-temannya itu dan meminta maaf.

Lalu Siwon berbicara dengan Kangin. Tapi terdengar bukan berbicara melainkan Siwon sedang berceramah. Seetelah selesai. Ryeowook memberikan rantang kepada Kangin.

”Hyung, ini ada opor dan ketupat untukmu.” ujar Ryeowook.

Kangin menerimanya.

”Terima kasih.” ucap Kangin tersenyum.

”Hai semua~” seru sesorang.

Semua orang menoleh ke asal muasal suara.

”Kibum!!!” seru Heechul.

Dan di mulailah acara reunian mereka semua. Mereka saling berbincang-bincang dan tak terasa sudah 3 jam mereka berbincang-bincang sambil berdiri. Bayangkan saja berdiri selama 3 jam.

”Oh ya besok kami berkunjung ke saudara kita yang lain apakah kalian ikut?” tanya Leeteuk kepada Kangin dan Kibum.

”Aku tidak bisa. Aku tidak dapat izin keluar jauh-jauh. Aku hanya dapat izin menerima tami di sini.” ujar Kangin kecewa.

”Aku juga tidak bisa. Besok aku ada acara halal bihalal bersama orang-orang rumah produksi.” ucap Kibum.

”Baiklah jika begitu. Kami akan menyampaikan maaf kalian kepada mereka.” ucap Leeteuk.

”Terima kasih.” ucap Kangin dan Kibum bersamaan.

”Oh ya aku punya parsel untuk kalian semua. Untuk saudara kita yang ada di sana juga.” ucap Kibum lalu ia menyuruh orang mengeluarkan parsel dari van.

”Wah terima kasih ya Kibum.” ucap Yesung.

Keesokan harinya.

 

”Ayo berangkat!!!” seru Heechul lalu menggenakan kaca mata hitamnya.

”Hyung kau tahu hari ini hari apa? Kau tahu apa yang…”

Heehcul melepaskan kacamatanya.

”Iya-iya stop menceramahiku.” potong Heechul kepada Siwon.

Semua orang tertawa.

”Ayo kita ke bandara!” ucap Donghae.

Beberapa jam kemudian.

 

”Di mana kita?” tanya Shindong yang baru bangun.

”Kita hampir saja tiba.” ucap Donghae.

”Dimana kita ya Hae?” tanya Sungmin yang ikutan bingung.

Donghae mendesah.

”Setelah ini kita turun lalu masuk dan kita akan tahu di mana kita.” ucap Donghae.

”Kita akab menanyi jugakan?” cletuk Kyuhyun.

”Ya.” Jawab Leeteuk singkat.

”Menyanyi apa?” tanya Eunhyuk yang tiba-tiba bingung.

”Lagu dari album religi kita.” sahut Yesung.

”Oh~” ucap Eunhyuk mengerti.

”Aku tidak ingat.” sahut Sungmin masih bingung.

Semua orang tertawa melihat Sungmin.

”Mungkin keplah Sungmin hyung sakit saat di pesawat tadi sehingga belum connect untuk di ajak bicara.” cletuk Ryeowook.

”Otak Sungmin hyung masih ada di Seoul.” sahut Kyuhyun.

Semua orang tertawa.

”Kenapa kalian malah mentertawakanku?” cletuk Sungmin cemberut.

”Sudah-sudah sekarang kita turun saja. Kita sudah tiba.” cletuk Leeteuk.

Mereka semua tirun dari mini bus. Dan masuk ke dalam gedung.

”Hangeng suamiku!!! Zhomi dan Henry anakku!!!” seru Heechul lalu memeluk Hangeng.

Dan di mulailah reunian mereka. Sembari menyanyi lagu dari album regligi mereka Sorry Sorry.

###TAMAT###